Index Berita   Suara Pembaca   Galeri Foto   Galeri Video   Mobile Version   Games   Iklan Baris Hari ini: Rabu, 26 Juli 2017 15:46

Mau Beli Motor Bekas Harus Lebih Teliti

Jumat, 7 September 2012 16:20
Suara · SolusiMobil
Biasanya kebanyakan orang memilih membeli motor bekas lantaran masalah biaya, dimana harga motor bekas dengan motor baru sangatlah jauh berbeda.

Namun resiko mudah rusak lebih besar ketimbang membeli motor baru yang masih memiliki asuransi dan garansi. Maka dari itu, untuk membeli motor bekas perlu ketelitian yang sangat mendalam agar tidak mudah tertipu.

Jadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan teliti sebelum Anda meminang motor bekas pilihan Anda.

1. Cek harga pasaran.
Sebelum membeli, pahami dan cermati harga pasaran dari motor yang mau Anda beli. Pengecekan dapat dilakukan melalui koran, majalah, maupun media online yang saat ini tengah banyak memasang harga pasaran motor bekas.

2. Cek nomor rangka dan nomor mesin motor.
Nomor rangka dan nomor mesin sangat penting, maka dari itu disarankan agar mengecek nomor rangka dan nomor mesin motor tersebut dengan menyamakannya dengan STNK maupun BPKB motor.

Namun untuk lebih memastikan apakah nomor rangka dan nomor mesin tersebut asli, silahkan cek nomor polisi dengan cara SMS layanan polisi, caranya dengan ketik: Metro(spasi)nomor polisi. Contoh: Metro B6968KOL kirim ke 1717 (Hanya untuk wilayah Jakarta) atau untuk wilayah Jawa Timur, silahkan anda ketik : JATIM L4444LY kirim ke 1717. Maka Anda akan segera dikirimkan balasan.

3. Cek kondisi fisik motor.
Periksa secara keseluruhan fisik motor, seperti kondisi body, spion, baut, dan lain sebagainya. Usahakan juga akan lebih baik jika semua yang menempel pada motor adalah parts orisinil.

4. Cek kondisi oli motor.
Pastikan ukuran oli tidak berlebihan, karena oli yang berlebih akan membuat suara mesin menjadi lebih halus, sehingga dapat menyembunyikan suara asli motor yang mungkin berbunyi kasar atau berisik.

5. Cek speedometer.
Pastikan agar tidak ada retak atau adanya bekas pembongkaran. Lihat jumlah berapa km yang telah ditempuh oleh motor tersebut. Jika diatas 20.000 km maka dapat dipastikan akan banyak sekali komponen mesin yang akan segera Anda diganti. Tentunya akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

6. Hidupkan mesin motor.
Coba hidupkan mesin motor tersebut, apakah bisa stationer atau langsam. Karena kondisi pada mesin yang tidak bermasalah dapat langsam pada putaran kurang lebih 1500 rpm. Serta pastikan juga bahwa tidak ada bunyi-bunyian yang kasar di dalam mesin.

7. Cek perpindahan gigi.
Jalankan kendaraan dan perhatikan posisi perpindahan gigi apakah terasa sulit atau tidak. Apabila terasa sulit berarti menandakan kampas kopling motor tersebut akan segera habis. Satu lagi yang perlu diperhatikan juga adalah, jika terdengar suara mendesir pada saat motor berjalan. Kemungkinan besar gigi primer dari motor tersebut akan segera habis.

8. Cek rangka atau sasis motor.
Perhatikan kelurusan roda motor depan dan belakang, dan pastikan bahwa rangka atau sasis motor tersebut tidak ada kebengkokkan. Jalankan sekitar 40km/jam dan tekan rem sedikit mendadak untuk pastikan motor tidak sulit dikendalikan. Hal ini berguna untuk mendeteksi lurusnya sasis dan poros setang atau setir.

9. Cek kebocoran.
Usahakan Anda dapat mencoba jalankan motor lebih lama, dan setelah motor dijalankan kurang lebih sekitar 500meter. Perhatikan apakah terlihat adanya oli yang bocor melalui sela-sela mesin. Atau adanya air radiator bocor bagi motor yang menggunakan radiator.

10. Cek kondisi kelistrikan.
Periksa juga kelistrikan dan lampu-lampu seperti lampu motor depan, lampu sein, lampu rem belakang, klakson, lampu speedometer, atau elektrik stater motor. Apabila semua berfungsi atau hidup, berarti tidak ada kerusakan pada komponen dan kondisi aki motor tidak ada permasalahan.

11. Cek kondisi roda.
Lakukan pengecekan terhadap kondisi Roda. Bagaimana kelurusan antara roda depan dengan roda belakang, hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak membengkok,motor yang mengalami jatuh atau benturan keras bisa menyebabkan kebengkokan pada chasis.

12. Test drive.
Mintalah kepada si penjual agar Anda bisa mencoba mengendarai motor tersebut. Anda tentu akan bisa merasakan apakah motor tersebut ada kelainan atau tidak pada handling atau pada akselerasinya, dll.
Tom
Pemuda, Jakarta Timur
696977
tom@yahoo.com
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
avatar
Zj8rcMMLkaD
Kamis, 27 Oktober 2016 16:05
You get a lot of respect from me for writing these helpful arsetlic.
avatar
5MSCdLc0D6Z
Jumat, 28 Oktober 2016 22:07
That init'hsgs perfect for what I need. Thanks!
avatar
8dmpqGDMtx
Sabtu, 29 Oktober 2016 04:49
I told my kids we'd play after I found what I nedeed. Damnit. http://ygewuga.com [url=http://dcdyfscfbc.com]dcdyfscfbc[/url] [link=http://izngaebhn.com]izngaebhn[/link]
avatar
JamesGroum
Jumat, 31 Maret 2017 01:43
It can be daunting trying to figure out what you need to do once you have been diagnosed with sleep apnea. There are so many new things to learn, and you may feel a bit overwhelmed. Reading this article can provide you with some simple steps to take to make the transition much easier. If you suffer from sleep apnea, you should use a Continuous Positive Airway Pressure machine while sleeping. This will help you treat your sleep apnea and get you on the path to having a full nights sleep. This machine uses either a face or nasal mask to pump air while you sleep. If you have sleep apnea, try sleeping on your side. If you are a back or stomach sleeper, gravity is working against you all night. Your airway is much more likely to collapse if you are facing straight up or down. Sleeping on your side instead makes it much easier for your body to maintain your airway as you sleep. If you have sleep apnea, be sure to ask your doctor every five years if you should have a follow-up sleep study. As your weight and health change, your CPAP pressure may need to be adjusted. The most accurate way to reassess your needs is to have another sleep study with CPAP so the appropriate pressure can be determined. If you are taking a great deal of medicines on a regular basis, sit with your doctor and discuss how they can be reduced. Side effects from prescription medication can be making your sleep apnea worse. Keep a dialog open with your doctor and make sure he is up to date on all your symptoms. Check if a corrective device can help alleviate your sleep apnea symptoms. Having an overbite, an undersized jaw or a recessed chin can cause your airway to be more narrow because of how your jawbone is set. These devices help create proper alignment of your jaw while you sleep, opening up your airway more. As a result, you experience fewer sleep apnea symptoms. An excellent way to help lessen the effects of sleep apnea is by losing weight. Sometimes, losing weight is all it takes to get rid of sleep apnea. Even a nominal amount of weight loss will go a long way in improving your breathing at night. If you use a continuous positive airway pressure, or CPAP machine to treat your sleep apnea, sleep with it every night. When you take the mask off at night, your symptoms will return. Sometimes they might disappear for one or two nights, but then return. Wearing the mask every night prevents episodes of sleep apnea from occurring. People who use alcohol, sedatives, and sleeping pills are far more likely to suffer from sleep apnea. This is because these drugs will relax the throat and cause their breathing to be impaired. Using these drugs before bedtime is more likely to cause sleep apnea than using these drugs during the day. As the above article has demonstrated, you have many different treatment methods available to you when it comes to sleep apnea. Everyone is different, and it's important to find out which treatment option will fit your specific situation best. If you use these tips, you will get better sleep at night. Sleep apnea doesn't have to run your life; you can take control back today. viagrasansordonnancefr.com
avatar
Nam
Sabtu, 1 April 2017 14:48
I am extremely impressed with your writing skills and also with the layout on your blog. Is this a paid theme or did you customize it yourself? Either way keep up the nice quality writing, it is rare to see a nice blog like this one today.

Kirim tanggapan Anda

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan SolusiMobil dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. SolusiMobil akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut. SolusiMobil berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.

Mobile

E-Mail

Komentar
Redaksi: redaksi@solusimobil.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Fransisca Ingrid di 0818-0891-3342 · sisca@mustangcorps.com · Blackberry: 22918E5B
Dini Magaski di 0818-0842-1246 · dini@mustangcorps.com · Blackberry: 224CB655

SUARA SEBELUMNYA

OPINI SEBELUMNYA

FOTO SEBELUMNYA

VIDEO SEBELUMNYA